Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook
Surgaberita - Mungkin Terlalu kasar kalo pake kata 'menghina', mungkin lebih tepatnya film barat yang di salah satu ceritanya berbicara soal 'keburukan-keburukan' yang ada di indonesia .... sebagian fakta, sebagian dilebih-lebihkan, namanya juga pilem, mungkin karena si pembuat pilem bukan orang Indonesia jadi gak faham dengan keadaan di indonesia, atau .... mungkin juga karena mereka benar-benar memahami indonesia ... Berikut 7 Film Hollywood Yang Menghina Indonesia, yaitu :
1. House (Serial TV)
Film seri di Starworld. Si dokter House lagi ngobatin anak yang sakit parah banget dibilang sama si dokter, kira-kira begini, “anak sakit parah begini tinggalnya pasti di Indonesia”.
2. Looking For Jackie Chan
Film yang menceritakan anak indonesia keturunan china fans berat jackie chan hingga akhirnya ketemu sang idola. Anak ini memiliki sikap khas indonesia, "MELANGGAR ATURAN", diantaranya saat menerobos satpam & lari dari rumah (pergi ke rumah neneknya di beijing tapi malah ga sampe tempat).
3. In The God Hand
Film tentang selancar dari Hawai ke Bali. Waktu itu ada peselancar2 muda dari Amerika yang nyoba semua ombak yg ada di dunia. Saat itu di Lombok/Bali, ceritanya mereka ketangkep polisi Indonesia, trus polisinya disuap dengan cara “salaman dengan nempelin duit ke tangan polisi”. lolos deh mereka.
4. Lethal Weapon 4
Dalam salah satu adegannya, Danny Glover memaki-maki dengan mimik khasnya, “Kapal bodoh ini dibuat oleh seorang yang berasal dari Indonesia”. Wah, ngeselin banget ya. Ceritanya imigran china yang diselundupkan pake kapal yang diatasnamakan sebuah perusahan di Indonesia, (tapi fiktif). Coba deh perhatikan waktu Mel Gibson and the geng lagi ngobrol di markas sebelum menyerbu Uncle Benny. 'Jadi, Indonesia digambarkan sebagai negara yang selalu bikin kacau”.
5. The Year Of Living Dangerously
Film ini berkisah tentang seorang wartawan yang dikirim untuk bertugas di Jakarta pada tahun 1965-1966. Saat itu, Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Soekarno sedang mengalami krisis politik dan ekonomi.Tak heran, situasi Jakarta digambarkan sangat kacau, lengkap dengan embel-embel penduduk yang merana karena kelaparan. Dimeriahkan oleh akting dari Mel Gibson dan Sigourney Weaver. Syutingnya sendiri dilaksanakan di Bangkok, karena tidak diijinkan pemerintah di Jakarta. (tanya kenapa?). Hehehe. Akibatnya meski ada beberapa dialog menggunakan Bahasa Indonesia, namun karena aktornya adalah orang bangkok, maka ucapannya terdengar aneh di telinga. Adegan yang paling terkenal sewaktu temennya Mel Gibson, Billy Kwan (ni artis cewek cuman di film ini main jadi cowok) ngegantungin spanduk di hotel Indonesia (ceritanya) dengan tulisan SOEKARNO FEED YOUR PEOPLE. Saat Oscar 1982, film ini menang untuk artis terbaik Linda Hunt.Fim ini gak cuman nyebutin indonesia tapi tentang Indonesia. Jadi, dalam film ini, Indonesia digambarkan sebagai negara penuh konflik.
6. West Wing
Sebuah
serial tv yang bersetting gedung putih, dengan tokoh presiden Amerika
fiktif President Bartlett (Martin Sheen) beserta stafnya. Salah satu
episodenya menceritakan tentang kesibukan gedung putih dalam menerima
kunjungan presiden Indonesia (tentu fiktif juga) namanya Siguto (mungkin
maksudnya Sugito, hahaha). Dari awal film iniIndonesia terus
dijelek-jelekkan, sehingga sempat bikin kesel waktu nonton (hehehe),
masa ada kalimat begini yang diucapkan seorang staf gedung putih kepada
seorang staf gedung putih lainnya: “Hati-hati jangan bikin
orang indonesia tersinggung, atau kepalamu akan dipenggal dan diarak
keliling kota”. Staff yg memperingatkan itu bilang dia lihat di
internet, trus staff yang satu lagi enggak percaya.
Jadi untungnya yang nonton West Wing juga emang gak diarahkan untuk
percaya kaloIndonesia seprimitif itu. Belum lagi informasi yang salah
tentang Indonesia. Digambarkan juga bahwa orang Indonesia adalah bangsa
yang bodoh dan tak bisa berbahasa Inggris. Trus, ceritanya
presiden Indonesia datang (dan lagi-lagi berwajah Jepang) namun
gerak-gerik dan tata bahasanya mengingatkan kita sama presiden Gus Dur
(Hehehe, gak tau sengaja apa enggak). Si pemeran bapak dan ibu Siguto
sebagai Pres RI ini cuman kebagian disorot dari belakang, yang
penampilannya jadul abisss. Pak Presiden pake peci, istrinya pake kebaya
dan dikonde hehehe. And mereka sipit bangetss, mungkin cari muka melayu
susah, jadi sutradara menyamaratakan orang Asia gitu aja. Diceritain
disini staff gedung putih kebingungan nyari translator karena mereka
bilang Indonesia speaks in 300 different languages, dan dibilang kita
gak punya bahasa nasional. Disini ngaconya! Tambahan lagi
staff Indonesia itu ceritanya orang Batak, dan kacaunya lagi namanya:
Rahmahidi Sumahijo Bambang (lucunya waktu tuh bule ngucapin nih nama),
mana nama bataknya? Kayaknya gak pernah denger ada orang Batak namanya
Rahmahidi Sumahijo, orang Jawa aja kayaknya ga ada.
Ketika presiden sedang konferensi pers, para stafnya pun melakukan
pertemuan informal dan mereka pusing nyari translator karena ada 1 orang
yang bisa Bahasa Batak, dan dia orang Portugis, tapi tuh orang ga bisa
Bahasa Inggris, jadi di film ini ceritanya mereka nyari 2 orang akhirnya
buat translate Inggris->Portugis, Portugis-> Batak. Mereka
berusaha menjelaskan jika mereka akan membantu
perekonomian Indonesia dengan syarat beberapa tahanan politik
dibebaskan. Untungnya, ending film ini bagus. Ketika mereka bersusah
payah berbicara Batak dan Portugis, tiba-tiba, staf indonesia yaitu si
Bambang ini (yang ini mukanya emang melayu..ga tau
apa indonesia beneran..) itu bicara bahasa Inggris dan memaki-maki para
staf gedung putih “Anda pikir kami bangsa yang bodoh?
Anda pikir kami tak tahu anda anggap apa bangsa kami dan apa anda pikir
kami tak bisa berbahasa Inggris? Kami mengerti semua perkataan anda
bahkan arah pidato presiden anda kami sangat paham. Tapi kami bangsa
yang berdaulat. Jangan mentang-mentang anda negara kuat seenaknya saja
mengatur kebijakan dalam negri kami. Urus saja urusan dalam negeri anda.
Dan satu hal, daripada kami mengikuti kemauan Anda, lebih baik kami tak
usah dibantu sama sekali”. Bagus banget endingnya.
Sayang cuma di film ya…
7. The Silence Of The Lambs
Dalam film yang thriller psikologi yang dibintangi Jodie Foster ini ada adegan dimana di sweater orang yang diculik kanibal itu tertulis “MADE IN INDONESIA”. Apakah imageIndonesia sudah sebagai negara yang banyak penculikan atau karena kita produsen tekstil?
.jpg)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar